MAU DAPET INFO LOKER TERBARU SETIAP HARI?

Jangan lewatkan info lowongan kerja terbaru setiap hari, klik "Mau" Sekarang!

Pilih Saluran Notifikasi

Platform mana nih yang paling kamu suka dan sering banget dipake?

Penulisan Amplop Lamaran Kerja + Contoh Pembuatannya

Kamu tau nggak? Sesepele amplop yang ditulis sama yang nggak ditulis itu mencerminkan diri kamu sebagai pelamar, jadi pastikan disusun dengan benar, rapi, dan lengkap.

Apa aja yang ditulis di amplop lamaran kerja? Data diri seperti nama, alamat, no hp, dan email aktif.

Gunakan amplop yang umum digunakan berwarna coklat dengan ukuran PxL = 35x25 berjenis folio F4 seharga Rp2000 - Rp5000 saja di toko terdekat.

Table of Contents

Mengapa Penulisan Amplop Lamaran Kerja itu Penting?

Penulisan amplop lamaran kerja penting dilakukan untuk menentukan first impression (kesan pertama) yang baik, keseriusan melamar, dan bentuk profesionalisme kamu sebagai pelamar di mata HRD/Rekruter.

Selain dari itu, menjadi sinyal soft skill kamu di awal, hrd bisa melihat tingkat ketelitian dan juga kerapian kandidat hanya dari format penulisan lamaran kerja.

Penulisan alamat di amplop lamaran juga mencegah kesalahan pengiriman atau divisi jika amplop lamaran kerja dikirim lewat pos.

Memilih Amplop yang Tepat untuk Lamar Kerja

Warna amplop lamaran kerja sendiri ada 2 versi yaitu putih dan juga coklat, mending pilih yang mana? Mau putih ataupun coklat fungsinya sama, namun yang paling sering dan umum digunakan adalah amplop berwarna coklat.

Ukuran amplop lamaran kerja sendiri yaitu Panjang kesamping 35cm dan lebar bawah keatas adalah 25cm berjenis F4 (folio)

Kondisi amplop pastikan bersih, tidak kusut, dan tulisan format lamaran kerja dapat terlihat dengan baik.

Cara Penulisan Amplop Lamaran Kerja yang Baik dan Benar

1. Tulis Nama, Alamat, No HP, dan Email Aktif di kiri atas

Tulis Nama, Alamat, No HP, dan Email Aktif di kiri atas

Pada bagian kiri atas masukkan data diri mulai dari nama lengkap, alamat, no hp, dan alamat email aktif.

Untuk memberitahu rekruter siapa yang mengirim lamaran, kemana dapat menghubungi kandidat untuk proses selanjutnya, selain itu menjadi alamat awal pengiriman apabila kirim lewat pos (jika dibutuhkan).

2. Posisi yang dilamar dan Nama Sekolah/Jurusan terakhir di kanan atas

Posisi yang dilamar dan Nama Sekolah/Jurusan terakhir di kanan atas

Memberikan sinyal kuat kepada HRD tulis posisi yang akan dilamar dan juga asal sekolah dengan jurusan misal "SMK Batu TKRO" atau cukup nama sekolah saja "Store Crew (spasi) SMK Batu 1".

3. Terakhir, tulis kepada siapa beserta alamatnya di kanan bawah

Terakhir, tulis kepada siapa beserta alamatnya di kanan bawah

Tulislah misalnya, "YTH Bapak/Ibu HRD di Kp. Batu Jl. Raya Batu no 52 lantai 1"

Menjadi acuan utama jika dikirim lewat pos, kemana amplop lamaran akan dikirmkan, pastikan memberikan alamat lengkap guna menghindari kesalahan pengiriman/beda divisi.

Selain itu, memberikan kesan sopan dan profesional kepada penerima lamaran atau HRD, dengan ini hrd akan merasa lebih dihargai posisinya.

Isi Amplop Lamaran Kerja beserta Urutannya yang Rapi

Seperti susunan berkas lamaran yang dikirim melalui email kemarin soal "Kalau melamar kerja lewat email, apa yang harus dilakukan?", sebetulnya sama saja urutannya, namun kali ini bukan dalam bentuk digital, melainkan bentuk fisik lamaran langsung, seperti apa urutannya:

  1. Surat Lamaran Kerja (menghadap depan amplop, berada paling atas ke-1)
  2. CV atau Curicculum Vitae (berada pada posisi ke-2)
  3. Foto Kopi Ijazah & Transkrip Nilai (urutan ke-3)
  4. 1 Pas foto terbaru berukuran 3x4cm dengan warna latar belakang yang sesuai (urutan ke-4)
  5. Fotokopi KTP dan KK (data diri apabila diperlukan urutan ke-5 setelah pas foto)
  6. Surat Keterangan Sehat, SKCK, Bukti/Sertifikat Pengalaman Kerja/Organisasi/Magang (urutan terakhir sebagai dokumen pendukung bersifat opsional)

Setelah semua isi amplop lamaran kerja disusun dengan baik dari 1-6, jepit semua susunan menggunakan penjepit paper klip atau klip binder kisaran harga Rp2000-Rp4000 di toko buku terdekar.

Kesalahan yang sering diabaikan & Tips dalam penulisan amplop lamaran kerja

  • Tulisan Tidak Terbaca, gunakan pulpen yang masih bagus, pastikan tulisan dapat dibaca, dan tidak banyak coretan.
  • Salah Penulisan, salah menulis alamat, salah menulis no hp/email, salah menulis nama perusahaan.
  • Tidak mencantumkan posisi yang akan dilamar, menulis posisi yang akan dilamar menunjukan bahwa pelamar serius melamar pada posisi tersebut.
  • Memakai pulpen warna-warni, amplop coklat yang umum dipakai memiliki warna keterbacaan yang paling jelas jika menggunakan pulpen hitam, pastikan tidak mengguakan warna merah/biru dikhawatirkan tidak terlihat dan sulit dibaca.
  • Ukuran amplop terlalu kecil, ini dapat mengakibatkan seluruh berkas didalam-nya terlipat dan tidak berada pada posisi yang tepat, menyebabkan berkas kusut, sebaiknya hindari hal ini.

Pertanyaan yang sering diajukan (FAQ)

Amplop lamaran kerja sebaiknya warna apa?

Amplop berwarna coklat adalah pilihan yang paling umum dan aman, terutama untuk berkas berukuran besar. Amplop putih polos juga boleh dipakai selama bersih dan rapi. Jika lowongan menyebutkan warna amplop tertentu, tinggal ikuti saja intruksinya.

Apakah amplop lamaran kerja harus ditulis tangan?

Tidak harus. Kamu bisa melakukan tulis tangan atau mengetik kemudian menempelkannya jadi kayak label. Tulis tangan cuma wajib kalo perusahaan minta. Yang penting, tulisan-nya rapi, jelas, dan gampang dibaca.

Apakah perlu menulis nama pengirim di amplop lamaran?

Sebaiknya perlu. Cantumin nama, alamat, dan nomor telepon di pojok kiri atas kayak instruksi sebelumnya. Dengan gitu, perusahaan jadi gampang buat telfon atau ngembaliin berkas kamu kalo nanti perlu.

Apakah amplop lamaran kerja harus ditutup rapat?

Ya, apalagi kalo dikirim lewat pos atau diantar melalui pihak lain bahkan perlu plastik pelindung tambahan, supaya berkas aman dan tidak terselip. Banyak juga amplop coklat lamaran kerja yang udah pake penutup benang yang bisa diputer, nah tinggal puter aja, tapi jangan diiket ya nanti hrd susah lagi buka-nya hehe.

Berapa ukuran amplop yang pas untuk lamaran kerja?

Pilih amplop berukuran folio atau A4 aja udah cukup nampung keseluruhan berkas tanpa harus dilipat. Berkas yang terlipat atau kusut bakal ngasih kesan kurang rapi di mata HRD dan itu nggak bagus kan?.

Apakah perlu menulis "Posisi Kerja" di amplop? Gimana kalo yang nggak tau mau lamar posisi apa?

Ini penting dan perlu, menulis posisi kerja yang akan dilamar membuat hrd mengerti bahwa kamu berniat sungguh-sungguh melamar pada posisi ini, jika tidak tahu posisi apa yang mau dilamar sebaiknya cari tahu dulu posisi yang lagi dibuka.

Kesimpulan

Intinya menulis format lamaran kerja pada amplop lamaran kerja sangat penting dan perlu dilakukan setiap pelamar kerja. Itu tadi artikel lengkap tentang penulisan amplop lamaran kerja beserta contoh pembuatannya dalam bentuk video agar lebih mudah dipahami.

Jika ada pertanyaan atau suatu hal yang masih belum kamu pahami spill di komen ya, oh iya, kalo kamu mau lamar kerja di lowongan aman sudah tersedia banyak loker pt-pt impian atau bonafit pokoknya yuk cari kerja sekarang di Lowongan Aman.

Posting Komentar