Pasti Dilirik HRD! Tips dan Contoh Membuat CV Fresh Graduate

Kamu lulusan baru dari bangku SMK? SMA? Fresh graduate perguruan tinggi atau perkuliahan sebagai mahasiswa?
Mau ngelamar kerja dan bikin curriculum vitae (CV) tapi bingung karena gak punya pengalaman kerja, organisasi maupun volunteer?
Sssttt.. Lowongan Aman bakal ngasih tau kamu tips dan contoh membuat CV fresh graduate tanpa pengalaman kerja, yang bakal buat kamu jadi kandidat yang unggul dan dilirik HRD!.
Apa itu CV dan Cara Membuat CV bagi Fresh Graduate
CV adalah singkatan dari curriculum vitae yang merupakan dokumen atau catatan berisi rangkuman riwayat hidup seperti deskripsi diri, pengalaman kerja, keterampilan dan lain sebagainya.
Cv biasanya digunakan kandidat atau para pelamar pekerjaan untuk melamar kerja disebuah perusahaan dengan dilampirkan juga surat lamaran kerja.
Untuk membuat CV bagi fresh graduate kamu bisa mengikuti tahapan cara-cara berikut!
1. Menemukan Lowongan Pekerjaan, Begini Caranya!
Untuk menemukan lowongan pekerjaan atau info loker, yang bisa kamu lakukan adalah dengan melakukan pencarian pada 4 cara ini:
1. Menggunakan Platform Online Job Portals, seperti Lowongan Aman!
Dengan menggunakan platform online job portals seperti Lowongan Aman bisa sangat membantu kamu dalam mendapatkan informasi lowongan pekerjaan.
Selain menghemat waktu, tenaga dan biaya yang dikeluarkan, terdapat banyak kelebihan lain yang bisa kamu dapatkan.
Seperti fitur pencarian untuk mendapatkan lowongan pekerjaan yang spesifik berdasarkan industri, posisi, lokasi, tipe pekerjaan dan kriteria lainnya. Fitur lowongan Terbatas untuk up-to-date mendapatkan lowongan pekerjaan terbaru.
Untuk mulai mencari pekerjaan di Lowongan Aman kamu bisa klik link berikut https://www.lowonganaman.com
2. Melalui Website Resmi Perusahaan
Mendapatkan informasi lowongan pekerjaan melalui website resmi perusahaan sudah bukan menjadi hal yang sulit, dimana saat ini banyak perusahaan memposting iklan lowongan kerja di situs web mereka sendiri secara langsung.
Sekaligus, kamu juga bisa mempelajari lebih lanjut tentang nilai-nilai atau budaya perusahaan maupun kesempatan jenjang karir yang ada pada website resmi perusahaan.
3. Dari Jaringan Relasi atau Koneksi
Menggunakan jaringan relasi atau koneksi seperti keluarga, kerabat maupun sahabat dekat merupakan salah satu cara yang paling efektif dalam mencari lowongan kerja.
Pasalnya, menurut konten kreator tiktok Vina Muliana mengungkapkan bahwa sebanyak 70% lowongan pekerjaan tidak dipublikasikan, lebih tepatnya tidak di iklankan secara luas. (dikutip dari hops.id)
Hal ini tentunya menjadi sebuah tantangan bagi para pencari kerja, melihat bahwa lowongan pekerjaan yang tidak disebarluaskan diisi melalui jaringan atau relasi, rekomendasi karyawan atau headhunting.
Oleh karena itu, coba lah untuk mulai membangun jaringan, perluas networking kamu dan terhubung dengan orang-orang di perusahaan yang kamu minati.
4. Dari Sosial Media
Dari Sosial Media atau medsos terutama LinkedIn dan Instagram dapat menjadi pilihan yang tepat dalam mendapatkan informasi lowongan pekerjaan.
Cobalah untuk mulai bergabung dengan group industri, mengikuti sosial media perusahaan, berinteraksi dengan orang yang satu bidang dengan kamu, maupun akun sosial media lowongan kerja, dapat sangat membantu.
2. Perhatikan dengan Teliti Detail Informasi yang Tertera pada Lowongan Pekerjaan
Informasi yang tertera pada lowongan pekerjaan seperti kualifikasi persyaratan, deskripsi pekerjaan, lokasi pekerjaan atau yang lainnya perlu kamu perhatikan dan pelajari, dengan coba tanyakan ini pada dirimu sendiri:
Apakah kamu memenuhi atau memiliki kualifikasi yang diminta oleh perusahaan?
Apakah kamu siap dan sanggup untuk bekerja sesuai dengan deskripsi pekerjaan tersebut?
Apakah kamu siap ditempatkan bekerja di lokasi yang perusahaan tentukan?
Apakah kamu siap bekerja pada waktu yang sudah perusahaan tentukan?
Selain daripada itu, siapkan semua dokumen maupun data yang dibutuhkan untuk melakukan pelamaran kerja sesuai dengan metode yang perusahaan minta.
3. Menuliskan atau Menjelaskan Rangkuman Daftar Riwayat Hidup
Dalam menuliskan atau menjelaskan rangkuman daftar riwayat hidup yang bertujuan untuk rekruter atau HR tahu dan kenal mengenai kamu dan latar belakang kamu.
Berikut adalah informasi yang perlu dicantumkan dan dijelaskan dalam menulis CV/daftar riwayat hidup:
- Nama Lengkap
- Contact details (nomor telepon, alamat, email)
- Deskripsi diri
- Pendidikan
- Pengalaman bekerja (jika tidak ada pengalaman kerja bisa diisi pengalaman organisasi, volunteer, PKL, aktivitas maupun project terakhir)
- Skill atau kemampuan maupun juga sertifikasi.
Selamat, CV kamu sudah jadi! Mau liat contohnya? Yuk kita spill!
Contoh CV Fresh Graduate Tanpa Pengalaman

Ini adalah contoh CV fresh graduate tanpa pengalaman kerja, meskipun tanpa pengalaman, tetapi diisi dengan kegiatan project maupun aktivitas terakhir yang pernah dilakukan oleh si pelamar sebelumnya.
Contoh seperti ini merupakan cara yang tepat untuk membuat kamu dapat bersaing dan berkemungkinan besar dilirik oleh HRD.
Contoh CV Fresh Graduate ATS
CV fresh graduate format ATS sangat disukai oleh rekruter atau HR karena format nya yang jelas, ringkas, padat dan cenderung mudah dibaca dan dipahami.
Selain pelamar atau kandidat tidak wajib untuk menyertakan fhoto, CV format ATS juga membantu proses seleksi dan rekrutmen karyawan di perusahaan dengan menggunakan applicant tracking system (ATS) untuk menyaring pelamar.
Karena saat ini banyak perusahaan menggunakan sistem ATS, pastikan CV fresh graduate kamu juga sudah berformat ATS ya! Berikut, contoh nya!

Download Template CV Fresh Graduate Gratis
Masih butuh inspirasi dan mau buat CV fresh graduate kamu lebih cepat? Download aja nih beberapa template CV fresh graduate GRATIS!!
Cara download atau pake template nya gampang kok, gini caranya:
Lihat semua template, yang mana nih yang oke buat kamu?
Tinggal klik download.
1. ATS Compliant Resume

ATS Compliant Resume, sc: gdoc
2. Easy Resume

Easy Resume, sc: gdoc
3. Entry Level Resume

Entry Level Resume, sc: gdoc
4. Basic Resume

Basic Resume, sc: gdoc
5. Advanced Functional Resume

Advanced Functional Resume, sc: gdoc
6. Professional Elite Resume

Professional Elite Resume, sc: gdoc
7. Classic Resume

Classic Resume, sc: gdoc
Semua template ini mulai dari layout maupun desain bisa diedit sesukamu, mungkin menambahkan foto yang profesional? Ubah warna hingga style font nya?.
Kesalahan dan Tips Dalam Membuat CV Fresh Graduate atau yang Baru Lulus
Kesalahan-kesalahan ini sering kali dilakukan dan dianggap remeh dalam membuat CV fresh graduate.
Imbasnya, CV fresh graduate kamu jadi kurang profesional dan berkemungkinan kecil dilirik HRD. Sebaiknya kamu hindari dan jangan lakuin ya!
1. Foto CV Terkesan Kurang maupun Terlalu Formal
Banyak kandidat atau pelamar kerja yang menggunakan pas foto pada CV nya kurang maupun terlalu formal.
Seperti menggunakan pakaian sehari-hari atau juga menggunakan background biru atau merah.
Sebenarnya, apakah foto di CV diperlukan? Apakah harus formal? Apakah harus menarik? Bagaimana seharusnya foto CV?
Sebenarnya, foto CV diperlukan jika kamu melamar pekerjaan untuk posisi yang mencantumkan kualifikasi berpenampilan menarik atau good looking.
Foto CV tidak diperlukan jika kamu menggunakan format CV ATS, karena berkemungkinan merusak format ATS itu sendiri.
Untuk foto CV dengan background biru atau merah yang banyak digunakan para pelamar sebaiknya tidak kamu gunakan, supaya dilirik HRD, tapi kalo kamu mau pake juga gapapa kok.
Tips: Membuat pas foto CV:
- Wajah terlihat dengan jelas. Pastikan wajah kamu tidak pecah atau blur dan menghadap ke depan, jauh lebih baik jika kamu menggunakan jasa fotografer.
- Berpose tersenyum. Untuk memberikan kesan yang baik, sebaiknya sedikit tersenyum yang ramah dan profesional, hindari berpose yang berlebihan.
- Gunakan baju atau kemeja yang rapi dan sopan. Kamu dapat menggunakan baju seperti kemeja berkerah, maupun baju sehari-hari yang terlihat sopan dan rapi.
- Hindari make up yang berlebihan. Bagi wanita yang ingin menggunakan makeup, sebaiknya tidak berlebihan dan tetap terlihat natural.
- Hindari berfoto dengan orang lain. Berfoto sendiri tanpa ada orang lain, supaya rekruter tidak bingung siapa yang melamar pekerjaan.
- Latar belakang atau background yang terlihat clean. Kamu bebas menggunakan background apa saja selama terlihat clean, bersih dan rapi.
- Hindari foto selfie, sedang berlibur, berpesta maupun sedang bermain. Tunjukkan antusias kamu dalam melamar pekerjaan.

Contoh pas foto CV untuk lamaran kerja
2. Deskripsi Diri yang Terkesan Bertele-tele
Deskripsi diri, about me, tentang saya atau deskripsi profil merupakan salah satu yang menjadi penentu kamu di beberapa detik awal saat proses seleksi CV untuk mendapatkan perhatian dari HR.
Untuk memberikan kesan pertama yang baik kepada HRD atau recruiter, pastikan deskripsi diri kamu tidak terlalu panjang, muter-muter atau bertele.
Tips: Sebaiknya, gunakan formula ini dalam membuat deskripsi profil atau tentang saya di CV:
- Past (masa lampau). Jelaskan masa lalu atau background kamu, entah pernah sekolah dimana, pernah mengikuti pelatihan apa dulu, dan lain sebagainya.
- Present (masa sekarang). Kondisi atau kegiatan kamu sekarang ini sedang apa? Mungkin pencari kerja aktif atau sedang mengikuti pelatihan.
- Future (masa depan). Di masa depan kamu ingin menjadi seperti apa? Contohnya, memiliki minat berkarir di bidang operator produksi dan lain sebagainya.

Contoh profil deskripsi diri (tentang saya) di CV fresh graduate
3. Menulis Pendidikan pada CV Dimulai dari TK/SD
Seringkali melihat CV seseorang yang menyertakan atau menuliskan bagian pendidikan pada CV dimulai dari TK/SD hingga ke pendidikan terakhir.
Sebaiknya hal ini dihindari karena rekruter tidak punya banyak waktu, sementara lamaran yang masuk jumlahnya mungkin ribuan.
Tips: Menulis pendidikan pada CV:
- Cukup menuliskan 1-2 pendidikan terakhir saja. Tulis yang menunjukkan kemampuan maupun kualifikasi yang relevan, sehingga CV punya lebih banyak ruang untuk diisi dengan hal lain yang juga relevan.
- Mencantumkan nama dan lokasi sekolah. Tuliskan institusi pendidikan, nama dan lokasi sekolah kamu.
- Tuliskan gelar maupun jurusan pendidikan. Tuliskan gelar maupun nama jurusan pendidikan yang dipilih dan dipelajari.
- Cantumkan jangka waktu tempuh selama bersekolah. Tuliskan mulai dari awal sekolah hingga kelulusan, misalnya (2017-2021).
- Cantumkan Nilai/IPK. Cantumkan nilai/IPK yang diperoleh, misalnya 90/100 atau atau 3.70/4.00 (cumlaude)
- Tuliskan kegiatan mengesankan yang relevan. Tulis kegiatan atau project selama menempuh pendidikan yang mengesankan dan relevan. Misalnya “berhasil lulus tepat waktu dengan nilai luar biasa“
- Susun penulisan riwayat pendidikan secara singkat dan mudah dipahami. Pastikan penulisan menunjukkan poin yang mendukung, relevan dan mudah dipahami.
- Penyesuaian dengan kualifikasi pekerjaan. Pastikan semua informasi mengenai riwayat pendidikan sesuai dengan kualifikasi pekerjaan yang akan dilamar.

Contoh menulis riwayat pendidikan formal di CV
4. Menggunakan Grafik dalam Keahlian atau Kemampuan
Menggunakan grafik atau persentase dalam keahlian atau kemampuan di CV sebenarnya tidak salah.
Sayangnya, cara ini bukan suatu hal yang tepat dalam menilai suatu kemampuan.
Pasalnya, seseorang bisa saja buruk dalam menilai dirinya sendiri, ini disebut sebagai efek dunning-kruger.
Sebuah kondisi dimana dirinya merasa lebih pintar, lebih mampu atau lebih kompeten dari orang lain, padahal tidak.
Terkecuali, misalnya kemampuan dalam bahasa inggris yang terdapat test IELTS ataupun TOEFL yang memiliki skor kemampuan, ini bisa disertakan dalam CV.
Tips: Menulis keahlian, skill, kemampuan atau keterampilan dalam CV:
- Kategorikan dengan hard skill dan soft skill. Sebutkan, pisahkan atau kategorikan skill yang relevan dengan bidang pekerjaan yang dilamar.
- Tuliskan skill yang dikuasai dengan rinci dan bukti. Tuliskan bukti atau deskripsi rinci mengenai skill yang kamu tulis.

Cara menulis skill, kemampuan atau keterampilan di CV
5. Membuat satu CV, Tapi Digunakan untuk Banyak Posisi dan Pekerjaan
Kamu buat satu CV untuk melamar di banyak posisi dan pekerjaan di berbagai perusahaan? Sebaiknya hindari ya!
CV seperti ini tidak relevan, coba bayangkan, kamu sebagai rekruter atau HR di sebuah perusahaan!
Dimana, kamu melihat orang lain melamar sebagai juru masak di perusahaanmu tapi CV nya menonjol di otomotif, apakah kamu bakal hire orang tersebut? Terlebih lagi ia adalah seorang fresh graduate!
Tips: Langkah yang bisa kamu ambil adalah seperti yang Lowongan Aman bilang sebelumnya:
- Perhatikan dengan teliti detail informasi yang tertera pada lowongan pekerjaan. Pahami dan pelajari untuk melakukan penyesuaian pada CV kamu nanti, supaya tidak terlihat generik dan bisa menarik bagi rekruter.
- Soroti atau tulis keterampilan yang kamu kuasai pada CV berdasarkan relevansi kualifikasi. Soroti keterampilan yang kamu kuasai atau pernah kamu lakukan pada CV yang mempunyai relevansi dengan kualifikasi yang tertera di iklan lowongan kerja.
6. Menulis CV Sebaiknya Panjang atau Pendek?
Idealnya, dalam menulis CV sebaiknya maksimal 1 hingga 2 halaman, tergantung pada pengalaman dan posisi yang akan dilamar seseorang.
Rekruter atau HRD tidak punya banyak waktu untuk membaca seluruh informasi pada CV jika terlalu panjang.
Sebaliknya, jika terlalu pendek HRD mungkin tidak akan melirik kamu sebagai calon kandidat, karena tidak menemukan potensi yang mereka butuhkan.
Tips: Berapa panjang ideal dari sebuah curriculum vitae (CV)?
- Buat satu halaman jika pengalaman kurang dari 10 tahun atau untuk posisi entry-level.
- Buat dua halaman jika memerlukan pengalaman yang lebih luas maupun posisi yang memerlukan detail lebih.
7. Kesalahan Penulisan atau TYPO
Salah satu kesalahan yang sering terjadi dalam membuat CV adalah TYPO atau kesalahan penulisan atau juga salah ketik.
Hal ini terkesan sepele, tapi coba kamu bayangkan CV yang typo nya gak seberapa itu seperti dasi yang sedang kamu gunakan dalam acara rapat presiden.
Dasi nya masih terpasang dengan benar, tapi kamu terlihat kurang profesional dalam menghadiri acara dan seperti orang yang tergesa-gesa karena bangun kesiangan.
Sama halnya dengan CV, terlihat atau terkesan sepele tetapi cukup berpengaruh dalam kesan pertama rekruter pada CV kamu.
Tips: Menghindari kesalahan pengetikan atau penulisan (typo) di CV:
- Teliti dan baca ulang. Sebaiknya periksa kembali ejaan atau tata bahasa dalam CV kamu.
- Gunakan alat. Saat ini banyak cara maupun alat yang bisa kamu gunakan untuk memperbaiki ejaan atau tata bahasa di internet.
- Juga untuk mempermudah keterbacaan CV, gunakan font Arial, Calibri, maupun Garamond dengan ukuran font 10-12 (untuk teks biasa) dan 14-16 (untuk judul atau nama).
8. Menyertakan Informasi Palsu atau Bohong
Menyertakan informasi palsu atau berbohong dalam CV merupakan suatu hal yang krusial dan sangat fatal.
Terlebih, para tim HRD saat ini memiliki koneksi atau kenalan yang cukup luas sesama HRD.
Imbasnya, jika kamu diketahui berbohong atau menyertakan informasi palsu berkemungkinan sulit mencari kerja di perusahaan lain yang akan kamu lamar berikutnya.
Sebuah cerita di sosial media pernah mengungkapkan hal ini, dimana ketika ia mengalami suatu hal yang kurang baik ketika melamar pada perusahaan A dan dikemudian hari melamar di perusahaan B, ia ditolak, karena bermasalah pada perusahaan A sebelumnya.
Hal ini biasanya terjadi karena diakibatkan dari kebohongan hal-hal krusial pribadi seperti ketidaksesuaian penulisan nilai, pengalaman yang tidak pernah dilakukan sebelumnya, dan lain sebagainya.
Tips: Hindari menyatakan informasi palsu atau berbo8hong di CV, cobalah:
- Yakin pada kemampuan diri sendiri. Meskipun di tengah persaingan mencari kerja yang semakin ketat, cobalah untuk tetap yakin, semangat, dan berterimakasih pada dirimu sendiri yang sudah bisa sampai sejauh ini.
- Banyak belajar dan cari pengalaman. Saat ini banyak platform sertifikasi online gratis yang bisa kamu dapatkan di internet, cobalah praktekan untuk menambah sedikit pengalaman.
9. Tidak Memperbarui CV
Seringkali CV fresh graduate tidak dilakukan pembaruan atau evaluasi di masa mendatang.
Seperti informasi kontak, pengalaman kerja, link atau tautan (jika ada).
CV sendiri perlu dilakukan pembaruan berlanjut atau pengecekan di masa mendatang.
Karena, mungkin kamu baru saja mengganti nomor ponsel, pindah pekerjaan atau lain sebagainya.
Kemudian suatu hari kamu melakukan lamaran pekerjaan menggunakan CV fresh graduate kamu yang dulu, bisa menjadi masalah.
Masalahnya, nomor telepon yang telah berganti akan membuat rekruter atau HRD kesulitan menghubungi kamu.
Pengalaman kerja yang kurang padahal sebelumnya kamu bekerja dengan posisi yang sama tapi tidak kamu tambahkan pada CV, membuat kamu jadi kandidat yang kurang berpengalaman.
Tips: Melakukan pembaruan CV:
- Pastikan nomor telepon, alamat, dan email sesuai dan valid.
- Pastikan tautan atau link bekerja dengan semestinya.
- Tambahkan pengalaman bekerja yang belum kamu cantumkan di CV, pastikan relevan ya!.
Cara Membuat CV Fresh Graduate Menarik, Supaya Dilirik HRD!
Penasaran bagaimana cara membuat CV fresh graduate menarik supaya dilirik HRD? Yuk kita bahas!
HRD atau rekruter sendiri bisa menerima lamaran pekerjaan ratusan bahkan hingga ribuan per setiap lowongan pekerjaan.
Para rekruter atau HRD ini sudah jelas akan kewalahan dalam menyeleksi, hingga dibuat lah ATS, tapi nggak semua perusahaan dan cuma beberapa saja yang menggunakan system ini, itupun proses seleksi nya masih sangat merepotkan.
Menurut kebanyakan riset di internet, kebanyakan perekrut hanya menghabiskan waktu 6-10 detik dalam melihat satu CV.
Maka dari itu, kesan pertama atau first impression pada detik-detik tersebut yang menjadi penentu kamu, untuk membuat rekruter bertahan pada CV kamu dan merasa bahwa kamu orang yang memenuhi kualifikasi.
Untuk itu, cara supaya CV fresh graduate kamu menarik ikuti cara berikut ini!
1. Desain yang Kreatif
Bagi kamu yang melamar pekerjaan di industri kreatif, menggunakan desain yang eye catching dan kreatif bisa menjadi strategi yang baik.
Selain menarik perhatian rekruter, ini juga bisa menjadi nilai plus dalam menunjukkan kreatifitas kamu.
Yang terpenting tidak over dan berlebihan dalam mendesain CV yang mungkin sampai-sampai sulit dibaca.
Jika kamu melamar pekerjaan pada industri umum, kamu hanya perlu memainkan komposisi warna dan tulisan yang pas pada CV.
Kamu gak bisa banget yang namanya desain? Tenang aja, coba aja belajar dari nyari referensi atau alat pembuat CV, kalo mandeg juga, bisa pake template CV ATS ataupun berwarna yang sudah jadi dan tinggal lakukan penyesuaian.
2. Identitas seperlunya
Cantumkan identitas diri seperlunya! Banyak pelamar pekerjaan yang terlalu banyak mencantumkan identitas diri seperti tempat tanggal lahir, golongan darah, agama dan lain sebagainya.
Ini tidak salah jika memang diminta seperti itu oleh perusahaan, namun akan jauh lebih baik jika identitas diri cukup mencantumkan nomor handphone, email, alamat singkat domisili.
Selain membuat CV terlihat rapi dan bersih, hal ini juga bertujuan dalam menghindari hal-hal negatif seperti upaya diskriminasi.
Selain itu, banyaknya lowongan kerja palsu/hoax/modus penipuan menjadi tantangan bagi para pencari kerja, untuk itu, dengan menuliskan identitas seperlunya dapat membantu dalam mencegah penyalahgunaan data pribadi.
3. Gunakan Bullet Points
Pada CV fresh graduate gunakan bullet points dalam menjelaskan deskripsi pengalaman pekerjaan sebelumnya ataupun juga hard skill dan soft skill.
Hal ini bertujuan untuk membuat mata HRD atau rekruter bisa tertarik pada CV fresh graduate kamu, karena CV memiliki kesan yang clean, bersih dan mudah dibaca.
4. Cantumkan Posisi Hard Skill dan Soft Skill ke Bagian Atas
Seorang content creator pernah mengungkapkan bagaimana HRD di luar negeri dalam mencari atau menyeleksi kandidat.
Dimana, HRD atau rekruter di luar negeri tidak peduli seberapa bagus CV kamu, tetapi melihat apa yang bisa kamu lakukan.
Yang mereka lihat adalah skill kamu, baik soft skill maupun hard skill, apakah kemampuan yang tercantum di CV memenuhi ekspektasi atau kebutuhan perusahaan.
Meskipun kebenaran tersebut masih diragukan, tetapi dengan menggeser atau mencantumkan hard skill dan soft skill pada posisi atas, bisa jadi kesan pertama yang baik dan menarik perhatian rekruter.
Siap Dilirik HRD? Mulai Cari Pekerjaan di Lowongan Aman!
Itu tadi mengenai tips dan contoh membuat CV fresh graduate yang pasti dilirik HRD.
Kalo kamu udah siap nyari kerja, bisa cari lowongan kerja di Lowongan Aman melalui link berikut https://www.lowonganaman.com
Sekarang juga lagi ada banyak lowongan kerja fresh graduate yang tenggat waktu apply nya mepet 🤫, buruan cobain lamar pake CV fresh graduate kamu, sebelum lowongannya ditutup!.